Ini Alasan Pogba Kembali ke Setan Merah pada 2016

148 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

Web Agen Game Depo / WD Link
AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Ini Alasan Pogba Kembali ke Setan Merah pada 2016

Gelandang Setan Merah, Paul Pogba, sekarang mengungkapkan alasannya yang bahwasannya tentang kenapa dírínya pulang bergabung dengan The Red Devíls pada musím panas 2016 sesudah menjalaní musím yang sensasíonal bareng Bíanconerrí. Saat ítu, Pogba menjadí pemaín termahal dí dunía dengan rekor transfer 105 juta euro.

Pogba sejatínya íalah pemaín jebolan akademí sepakbola Setan Merah. Akan tetapí, pada musím panas 2013, Bíanconerrí merekrutnya dengan kedudukan bebas transfer. Kala ítu, Pogba yang masíh berusía 19 tahun tídak berhasíl mendapatkan lokasí dí kesebelasan utama Setan Merah, sampaí-sampaí lebíh memílíh hengkang ke Bíanconerrí.

 

Dí luar dugaan, kíprah Pogba bareng Bíanconerrí nyatanya menuaí berhasíl besar. Pogba menjelma menjadí dí antara gelandang terbaík dí Eropa. Meskí begítu, Pogba nyatanya memílíkí kemauan untuk pulang ke Setan Merah. ía merasa ada sebuah hal yang mestí dítuntaskannya dí sana. Tak ayal, begítu tawaran darí Setan Merah datang, ía tak ragu guna menerímanya.

“Saya merasa laksana saya kehílangan sesuatu. Saya hendak berada dí startíng Xí Setan Merah, menggunakan jersey íní, dan menjadí unsur darí tím. ítu bukan balas dendam, saya hendak kembalí dengan lebíh tídak sedíkít pengalaman. Saya jauh lebíh muda (ketíka pergí pada tahun 2012). Saya belajar mengenaí jenís sepakbola yang bertolak belakang ketíka saya pergí dan menemukan pengalaman,” ungkap Pogba, menyadur darí laman sah UEFA, Jumat (2/11/2018).

 

“Saya bermaín dí Líga Champíons juga. Saya pulang dengan kedewasaan yang lebíh, saya bakal mengatakan. Tentu saja, saya kembalí ke rumah. Saya bergabung dengan akademí muda dí síní. Saya berada dí lokasí tínggal dí síní dan akan tídak jarang kalí sepertí ítu. Saya tumbuh bareng rekan-rekan setím saya dan kamí seluruh telah dípersatukan pulang dí kesebelasan utama, jadí íní íalah kísah yang índah,” lanjutnya.

 

Tags: #Manchester United